Sunday, June 26, 2011

pengalaman hidup ku

Pada 15 tahun yang lalu tepat nya tanggal 16-04-1996, Pada hari, tanggal,dan tahun itu aku dilahir kan ke bumi yang indah ini, tepatnya aku lahir di kota Bandung. Saya diberi Nama Prayudhi Riyanto (nama asli). Waktu demi waktu tlah ku lewati dengan penuh kenangan, aku itu anak ke 2 dan aku mempunyai 1 kakak dan 1 adik. Tapi aku belum sempat melihat adik ku, karena adiku meninggal dunia, aku yg waktu itu baru berumur 2 tahun, masih belum mengerti apapun. (singkat cerita)
Aku msuk TK tepat nya di TK Dewi Asih, Tapi hanya berselang 1 minggu aku bersekolah aku pindah rumah, akan tetapi aku masih bersekolah di TK Dewi Asih walaupun cukup jauh dari rumah saya.
     Setiap pagi aku pergi ke sekolah ku dengan motor yang di antarkan oleh ayah dan ibu ku. Tapi ayah tidak bisa menemani ku hingga aku pulang sekolah, karena ayahku memang harus bekerja.
Hari demi hhari ku lewati di sekolah itu, hingga aku mendapatkan banyak teman di sekolahku.
Aku senang sekolah di sana menyenangkan sekali.
banyak ilmu yang bisa aku dapat disana misalnya belajar membaca, berhitung,
1 tahun kemudian aku menyelesai kan TK disana da melanjutkan ke jenjang lebih tinggi yaitu SD
     Aku bersekolah di SD ABDI NEGARA....
bersambung!!!

Sunday, June 12, 2011

sebuah sosok yg menyeramkan

    Pada malam minggu kami sekeluarga mengumpul di ruang keluarga saat itu kami sedang membicarakan kepindahan tugas ayah ku ke jawa timur, tentu saja kami kaget, karena pindah ke jawa timur. Tapi kami sekeluarga tidak bisa menolak dan membiarkan ayah pergi sendiri karna menurut ayah keluarga nomer 1. Karena yang biasa mensuport ayah yah kami sekeluarga, Agar semua pekerjaan beres dengan lancar.
Walaupun akan sangat berat untuk meninggalkan semua yang ada disini termasuk teman-teman ku.
    Tapi aku meminta waktu karena aku ingin menghabiskan dulu waktu ku "ayah boleh kah kita berangkat pada hari kamis saja aku ingin berpamitan dengan teman-teman ku" sahut ku, lalu ayah mengijin kan aku mungkin ayah ku sudah mengerti perasaan ku bagaimana. Hari-hari pun berlalu aku pun sudah berpamitan, Kamis pagi saya meninggalkan bandung walaupun dengan berat hati, berjam-jam sudah ku lewati di dalam mobil, dan akhir ya kita sampai di sebuah rumah yang memang sudah di pesankan oleh teman ayahku.
    Pada saat aku keluar dari mobil aku sudah merasakan hawa yang sungguh tidak enak, tapi di pikir ku itu hanya perasaan ku saja. ketika aku mulai masuk ke dalam rumah perasaan ku yg di enak datang kembali dan ini sangat kuat. Udara di rumah itu sangat dingin mencekam, bahkan kakak ku juga merasakan hal yang tidak enak itu karna kakak mempunyai indra ke enam yang mungkin aku tidak punya, bahkan aku tidak menginginkan nya.
   
Singkat cerita....
 
    Pada mlam hari tepat nya malam jum'at keluarga ku pergi ke kamar nya masing-masing termasuk aku. begitu aku masuk ke kamar tampak nya biasa saja, "mungkin perasaan tadi hanya faktor kelelahan" sahut di pikiran ku. Pada saat aku ingin memejam kan mata ku aku mendengar seorang gadis yang sedang menangis, entah mengapa aku bisa pergi untuk mengecek nya ,sungguh pada saat itu aku memang tidak sadar.
ketika aku sampai di tempat yang mungkin itu tempat asal terdengar gadis yang menangis.
    Tapi ternyata disana tidak ada apa-apa, hanya aku melihat sesosok bayangan putih, jujur pada saat itu aku langsung lari dan masuk ke kamar kakak karena ke takutan.
aku menceritakan semua kejaadian itu pada kakak ku, ternyata kakaku juga mendengarkan seorang gadis menangis dan merasakan selalu hal yg tidak enak di rumah ini.
ketika tepat pukul 12 malam, aku belum tidur karna terus memikirkan kejadian yang tadi. Tapi tiba-tiba aku mendengar gadis menangis kembali sama seperti yang tadi, aku langsung membangun kan kakak ku yg sudah tidur duluan. "kak..kak bangun suara itu muncul lagi", sahutku pada kakak
akhirnya aku dan kakak ku mengecek dimana asal suara itu apakah ini ada yang jahil. Akhirnya kami berdua sampai di tempat asal suara itu dan letak nya di halaman belakang rumah kami, karena belakang rumah kami itu memang ada kebun dengan pepohonan yang menjulang tinggi.
    Tapi seperti biasa suara itu menghilang lalu kakak ku melihat bayangan yang putih mungkin sma seperti apa yang aku lihat. tapi kakak ku mengejar bayangan itu dan kami pun tiba di sebuah rumah gubuk.
kita melihat ke jendela rmah itu ada tiga orang sedang tertawa terbahak-bahak dan di tangan nya ada sebuah rekaman dan kain putih, mungkin orang itu yang menjahili kami. aku dan kakak ku langsung menerobos masuk dan memergok mereka sedang membicarakan keluarga kami.
ternyata itu hanyalah kejahilan mereka bertiga untuk membuat kami pindah dari rumah itu secepatnya karena rumah itu tempat persembunyian mereka dari polisi..
                                                                                    TAMAT