Friday, July 22, 2011

Legenda Desa Otori part 2

Setelah melihat kejadian tadi aku pun mencari apa yang bisa aku temukan, tapi aku hanya mendapatkan pecahan batu yang berbentuk gambar tetapi itu kurang jelas dimataku karena keaadaan di gua sangat lah gelap, tapi karena aku menemukan ini aku menjadi mendapat motivasi untuk memecahkan kasus ini dan aku berjanji akan memecahkan kasus ini dengan cara ku sendiri sahutku sambil tersenyum.
   Karena aku sudah menemukan sesuatu aku langsung pulang ke penginapan yang di sana ada keluarga ku dan seseorang yang baru datang sama dari Indonesia dia memang teman ku dia adalah airin, dia adalah teman satu sekolah ku. Ketika itu aku sedang makan bersama di ruang makan di penginapan itu, ketika kami sudah selesai makan tetapi kami masih terdiam disana, aku mengeluarkan dari saku ku barang yang aku temukan di tempat kejadian tdi ternyata gambar itu di tulis dalam bahasa suku maya. dan di batu itu bertulisan "Penghianat" aku hanya menemukan itu di batu itu tapi mungkin ada pecahan lainnya. Ketika aku perlihatkan ini pada Otosan(paman), tiba-tiba lampu di rumah berkedip dan paman pun bergetar hingga terjatuh, terbukan lah kain yang menutupi sebuah jendela ternyata di balik jendela itu ada sebuah sosok mirip seperti sebuah burung, aku langsung lari dan mengejarnya. Ketika sampai di hutan aku kehilangan sosok seperti burung itu, hanya ada selembaran kertas yang mungkin tidak tau akan disampaikan pad siapa hanya tertulis dalam surat itu adalah "Semua keluargamu akan mati satu-persatu di temapat ALAH itu" dalam surat itu.
    karena aku telah kehilangan jejak sosok burung itu aku putuskan untung kembali pulang ke penginapan.
Ketika di penginapan aku memberikan surat itu kepada ayah ku, ayahku memeriksa surat itu, karena aku tak bisa menanyakan pada paman karena memang paman sedang terbaring di kamarnya karena tadi pingsan,
jadi aku menanyakan pada sonoko dan kedua kakak nya memang ternyata masih ada dua kakaknya yang satu laki-laki dan satu lagi perempuan, Yang laki-laki itu bernama Sho dan yang perempuan bernama Ran.
aku menanyakan soal itu pada mereka memang saat itu penah ada yang mngancam pada mereka bahkan mereka tidak tahu masalahnya tapi saya lihat dari muka sho yang ketakutan. 'kenapa sho sepertinya kau sakit' ungkap aku pad sho. ' tidak apa-apa aku hanya ingin mencari angin segar diluar. ungkap sho dan langsung pergi keluar. pada saat itu aku sedang berbincang dengan sonoko, dan kebetulan disna aku bertiga dengan airin, sonoko menceritakan kalau di bulan purnama ini indah sekali jika berpacaran di luar apa lagi di depan ALAH, 'tapi bukankan ALAH itu hanya ada di dalam gua' sahutku bertanya. 'tidak hanya satu di desa ini ada 33 ALAH. karena mungkin penasaran airin mengajaku keluar dan jalan-jalan, ketika saat jalan-jalan memang udaranya sangat dingin dan kulihat airin kedinginan jadi kupakaikan saja jaketku pada dia.
ketika itu kami berdua sampai di tempat ALAH itu memang sama persis bentuknya dengan ALAH yang berada di gua. ketika di bawah gua itu aku mengungkapkan perasaan ku pada airin yang memang suasana yang cukup baik untuk berpacaran .hhheee...
ketika airin hendak menjaawabnya tiba-tiba ada yang menetes di pipi airin yaitu sebuah darah, ketika kami melihat keatas ternyata diatas sana sho sudah terbunuh diatas duri ALAH itu. Saat itu aku merasa kaget karena sho sudah terbunuh diatas sana, aku lihat airin sedang mencari sinyal untuk mentelpon orang yang ada dipenginapan.

bersambung...

Saturday, July 16, 2011

Legenda Desa Otori

   Suatu hari, ketika itu pada hari Sabtu bahwa ayah ku harus bertugas selama 1 bulan lamanya, Kalau di tinggal ayah sih memang sudah sering bahkan sampai keluar pulau. Maklum ayah ku seorang detektive ,Tapi sekarang berbeda ayah harus meninggalkan Indonesia sebulan. Tapi karena akan ke luar indonesia kmi sekeluarga diboleh kan ikut, tepatnya kita akan pergi ke tempat yg sering di juluki dengan "Negri Sakura" (jepang).
Satu minggu kemudian kita berangkat ke jepang setelah semua urusan beres, Singkat Cerita. akhirnya setelah berjam-jam di dalam pesawat terbang kami sampai di sebuah bandara internasional di tokyo. setibanya kita itu, kita langsung naik bus memang yang sudah di siapkan dari sebelumnya untuk menjemput kami ke tempat yang akan kami tuju.
    Ketika lumayan lama kita naik bus kita sampai di sebuah tempat yaitu. Desa Otori, Memang tempatnya indah karena memang di kaki pegunungan. Setelah beberapa menunggu datanglah seseorang yang mamang tugasnya memberi petunjuk jalan dan ada apa saja di desa itu, Mereka bertiga, yang pertama adalah bernama Kanagawa, yang kedua seorang Sonoko, dan satu lagi tidak mau di sebutkan namanya dia hanya ingin di panggil OTOSAN yang artinya paman.
    Ohh iya aku sendiri adalah Ryan. Aku kini sebagai mahasiswa tapi aku juga sudah mempunyai pekerjaan yaitu, TANTES (detektive).
Lanjutkan...
     Ketika kita masuk ke dalam sebuah desa disana ada sebuah  jembatan yang kalau di negara kita jembatan semi permanen, yang terbuat dari kayu yang mungkin menggunakan bahan-bahan yang cukup kuat untuk delewati. ketika sudah melewati jembatan itu kita di tujukan ke sebuah gua, yang memang gua itu sering di pakai untuk upacara adat karena di gua itu ada suatu benda yang memang sangat berarti di desa ini.
      Ketika di dalam gua itu saya merasa ada pergerakan tapi setiap aku liat dari arahnya selalu tidak ada, setelah itu kami sampai di sebuah tempat kami bertemu dengan seorang polisi yang memang sedang mempersiapkan acara upacara adat itu yang di barengi perjanjian kepala desa Otori yang baru terpilih.
dan waktunya hanya seminggu lagi. ketika itu aku melihat sebuah benda besar yang berbentuk huru Y itu dengan di batang lengan nya ada sebuah duri yang besar dan memang benda itu lah yang sangat berharga, ketika saya menanyakan pada polisi itu "benda apa itu" sahutku pada polisi dalam berbahasa jepang.
"Benda itu adalah benda kepercayaan kami (desa Otori) yang di sebut ALAH tapi bukan ALLAH SWT dalam agama islam. memang benda itu di sebut tuhan mereka.
ketika lama kita berbincang tiba-tiba terdengar suara burung, yang memang tanda nya roh dari dewa otori akan datang, dan akan meminta nyawa dari seseorang. Pada saat itu pentilasi gua itu pun semua tertutup  entah akan terjadi apa. Semua nya yang di gua tiba-tiba gelap, ketika beberapa menit kemudian gua kembali terang tapi satu orang yaitu Sonoko melihat kakak nya yaitu Kanagawa telah tewas di atas benda yang di sebut ALAH itu yang memang ada duri besar yang mungkin sangat tajam karena tubuh kanagawa sudah tertusuk oleh duri itu. Melihat itu aku kaget dan aku coba melihat nya lebih dekat.
Singkat cerita
Ketika malam tiba aku dan ayah ku masih ada di gua itu yang memang di sana ada banyak polisi untuk menguap kasus ini. aku melihat-lihat di area benda itu dan aku menemukan sebuah pecahan batu yang seperti ada gambar tapi kurang jelas karena di dlam keadaan gelap. Tapi meski begitu aku akan menguap kasus ini dengan cara ku sendiri sahut ku dalam hati.

bersambung....
ceritanya masih panjang ikuti ceritanya yah akan di update setiap hari sabtu terimakasih

Monday, July 4, 2011

pengalaman hidup ku 2

Setalah aku lulus dri TK.. Aku Masuk ke sebuah sekolah di bandung timur, tepatnya dkat rmah aku.
saat aku masuk ke dalam kelas, banyak orang di kelas itu murid itu sendri berjumlah 40 orang, angka yang cukup besar dalam sebuah Sekolah yg kecil itu. SINGKAT.
     Cukup lma berskolah di sekolah itu hingga tddak terasa 6 tahun sdah ku lewati di sekolah itu, canda, tawa, gembira, sedih telah aku lewati. mulai kelas 6 itu kami anak-anak kelas 6 SD hruz mulai belajar serius karena akan menghadapi UN (ujian nasional) kmi sekelas belajar dengan tekun untuk bisa meneruskan pendidikan yg lbih tinggi lgi yaiitu SMP.
     akhirnya UN hnya tinggal menunggu hari, kami sekelas makin merasa tidak karuan karena stres memikirkan UN yg smakin di dpan mata. bahkan tman ku ada yg pingsan saat mendengar UN hanya tinggal 3 hri lgi.
jujur saya sangat stres saat itu. tapi bagaimana lagi, "Dengan Semangat Semua Bisa hilang" hingga streez ku hilang karena aku semangat da selalu yakin bahwa aku akan bisa lulus.
     Akhirnya hari dmana UN dilaksanakan tercapai jga, saya selalu berfikir "Bagaimana kalau soal itu tidak bisa aku kerjakan" tapi slah satu tman ku mengingatkan bahwa "yakin" adalah kunci kebrhasilan, berfikir positif jangan selalu negatif karena kalau kia berfikiran positif kita akan selalu termotifasi untuk bisa mengerjakan nya, dan selalu yakin dengan jawaban kita sendiri tanpa melihat pekerjaan orang lain.
Pada akhirnya aku mengerti juga hingga saat mengerjakan soal aku selalu teringat dengan kata-kata itu
     Dan hasilnya allhamddullilah aku lulus, saat itu aku tidak mau memperdulikan hasilnya bgaimana tapi yang pling penting adalah lulus.
Setidaknya bisa menenangkan pikiran ku sejenak. hingga saat nya pengumuman hasil UN aku merasa dag-dig-dug aku tkut klau hasil nya mengecewakan, walaupun sudah lulus tapi tetap saja saya mersa tidak tenang. Akhirnya nma ku di sebutkan aku mendapat nem 23,65 aku sangat senang bisa menerima nem ini.
hingga aku berencana masuk ke SMP negri. Tapi setelah aku mendengarkan dari ayah dan ibu ku ternyata aku akan di masukan SMP swasta di bandung timur.
bersambung
(cerita nya ada yg di plsuinn oke)